Home Hijrah Cara Mengatasi Tubuh yang Mulai Kelelahan Saat Puasa
HijrahInspirasiKesehatan

Cara Mengatasi Tubuh yang Mulai Kelelahan Saat Puasa

Share
Share

JakartaHi moms and sis, kelelahan saat menjalankan ibadah puasa bukan sekadar konsep “tubuh lemah”, tetapi bagian dari proses adaptasi tubuh terhadap ritme yang drastis berubah. Banyak orang merasa cepat lemas, pusing, atau kehilangan fokus pada awal Ramadhan karena asupan makan dan minum yang terbatas serta pola tidur yang ikut bergeser. Kelelahan ini sebenarnya merupakan respons normal tubuh yang sedang menyesuaikan diri dengan pola puasa yang baru, bukan tanda kegagalan atau kurangnya kekuatan.

Dikutip dari website rspondokindah terdapat beberapa cara mengatasi tubuh yang mulai kelelahan saat puasa, yuk simak!
1.⁠ ⁠Cukupi kebutuhan cairan harian
Tubuh yang kekurangan cairan akan lebih cepat lemas, pusing, dan kehilangan fokus saat berpuasa. Memenuhi kebutuhan air putih saat sahur dan berbuka membantu menjaga fungsi organ tetap optimal serta menjaga sirkulasi energi. Pola minum teratur antara berbuka hingga sahur sangat penting agar tubuh tidak mengalami dehidrasi tersembunyi.

2.⁠ ⁠Jangan lewatkan waktu sahur maupun waktu berbuka puasa
Sahur adalah sumber energi utama selama berpuasa, sementara berbuka berfungsi mengisi kembali cadangan energi yang habis. Melewatkan salah satunya membuat tubuh lebih cepat drop dan sulit beradaptasi. Keduanya bukan sekadar rutinitas, tapi bagian penting dari menjaga stamina dan keseimbangan tubuh.

3.⁠ ⁠Konsumsi makanan yang sehat
Makanan bergizi membantu tubuh mendapatkan energi yang stabil dan tahan lama selama puasa. Karbohidrat kompleks, protein, serat, serta vitamin dan mineral membantu metabolisme bekerja lebih seimbang. Pola makan sehat membuat tubuh tidak mudah lelah meskipun jam makan terbatas.

4.⁠ ⁠Makan dalam porsi kecil dan bertahap
Makan langsung dalam porsi besar saat berbuka justru membuat tubuh lemas dan mengantuk. Pola bertahap membantu sistem pencernaan beradaptasi lebih baik setelah seharian kosong. Cara ini juga membantu menjaga energi tetap stabil dan tidak “drop” mendadak.

5.⁠ ⁠Jangan mengkonsumsi makanan dan minuman berkafein
Kafein dapat memicu dehidrasi dan gangguan tidur yang justru memperparah kelelahan saat puasa. Minuman berkafein juga bisa membuat tubuh terasa segar sesaat, tetapi lemas setelahnya. Menghindarinya membantu menjaga energi lebih stabil sepanjang hari.

6.⁠ ⁠Pastikan cukup tidur
Kurang tidur memperparah kelelahan fisik dan emosional saat puasa. Istirahat yang cukup membantu tubuh memperbaiki sel, menyeimbangkan hormon, dan memulihkan energi. Dalam banyak nasihat keislaman disebutkan bahwa istirahat orang yang berpuasa bernilai ibadah karena membantu menjaga kualitas ibadah dan kesehatan tubuh.

7.⁠ ⁠Jangan tidur setelah sahur
Tidur setelah sahur bisa mengganggu pencernaan dan membuat tubuh terasa lebih lemas saat bangun. Tubuh membutuhkan waktu untuk memproses makanan dengan baik. Aktivitas ringan setelah sahur membantu metabolisme bekerja lebih optimal.

8.⁠ ⁠Lakukan olahraga ringan
Olahraga ringan seperti jalan santai atau peregangan membantu melancarkan peredaran darah dan menjaga energi tetap stabil. Aktivitas ini tidak menguras tenaga, justru membantu tubuh lebih segar. Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak, tetapi waktu untuk menyesuaikan intensitas aktivitas.

9.⁠ ⁠Batasi aktivitas di luar ruangan
Paparan panas dan aktivitas berat di luar ruangan mempercepat kelelahan dan dehidrasi. Mengatur waktu aktivitas membantu tubuh menghemat energi. Ini bukan bentuk kelemahan, tetapi strategi menjaga stamina saat berpuasa.

Mengatasi kelelahan saat puasa bukan tentang memaksa tubuh tetap kuat, tetapi tentang memahami ritmenya dan menyesuaikan pola hidup dengan bijak. Ketika tubuh dirawat dengan baik melalui tidur cukup, nutrisi seimbang, hidrasi yang tepat, dan aktivitas terukur, puasa tidak lagi terasa sebagai beban fisik. Dengan begitu, puasa tidak hanya menghasilkan rasa lapar, tetapi juga menghadirkan kesehatan, ketenangan, dan kualitas ibadah yang lebih bermakna. (ALF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Hijrah

10 Amalan yang Lebih Bernilai di Bulan Ramadhan

Jakarta – Hi moms and sis, Ramadhan bukan sekadar bulan kalender yang...

HijrahInspirasiParenting

Cara Mengajak Anak Belajar Puasa Tanpa Tekanan

Jakarta, Hi moms and sis, mengajarkan anak berpuasa sering kali menjadi momen...

InspirasiKesehatanWhat's Up

Rahasia Nafas Tetap Segar Saat Puasa

Jakarta – Hi moms and sis, saat bulan puasa tiba salah satu...

InspirasiKesehatanKuliner

Sahur Banyak atau Nutrisi Tepat untuk Energi Seharian

Jakarta – Hi moms and sis, puasa bukan hanya soal menahan lapar...