Jakarta – Hi mom and sist ! Kalian tau gak sih sekarang punya pasangan dengan penghasilan berbeda sudah jadi hal yang lumrah. Tapi, kalau justru perempuan yang penghasilannya lebih tinggi dari pasangannya, biasanya ada dinamika khusus yang ikut terbawa. Bukan cuma sekadar soal angka di slip gaji, tapi juga menyangkut cara pandang, nilai hidup, dan pembagian tanggung jawab sehari-hari.
Bagi sebagian perempuan, memikul peran sebagai pencari nafkah utama sambil tetap memenuhi kebutuhan emosional dalam hubungan itu nggak mudah. Lama-lama, rasa lelahnya bisa terasa di hati, bukan hanya di dompet. Ada juga yang merasa sisi feminin mereka sedikit terkikis karena terlalu fokus mengurus hal-hal praktis.
Padahal inti dari hubungan yang sehat bukan di seberapa imbang penghasilan masing-masing. Tapi di kesamaan nilai tentang uang, rasa saling menghargai, memberi rasa aman, dan berbagi visi hidup yang sejalan. Jadi, meskipun dalam sebuah hubungan si perempuan lebih mapan secara finansial, kalau pondasinya cocok, hubungan bisa tetap berjalan harmonis.

Dikutip dari Channel News Asia, menemukan keseimbangan yang tepat adalah kunci. Namun kesetaraan finansial dapat terwujud dalam bentuk lain. Perempuan dengan penghasilan tinggi pun bukan berarti “pilih-pilih” pasangan. Kadang mereka hanya ingin menghindari potensi masalah yang bisa muncul jika pasangan merasa minder atau terganggu egonya karena urusan gaji. Bukan mencari yang lebih kaya, tapi yang bisa diajak maju bersama tanpa drama berlebihan.
Kunci utamanya bukan di jumlah uang yang dibawa pulang. Tapi di kemauan untuk saling mendukung, saling menghormati, dan membangun hubungan yang setara baik secara emosional maupun praktis. Kalau sudah kompak, urusan siapa yang gajinya lebih besar jadi nggak lagi penting.
Pada akhirnya, hubungan yang langgeng dan bahagia bukanlah tentang siapa yang lebih kaya atau siapa yang jadi breadwinner, melainkan tentang bagaimana dua orang saling mengisi dan menjaga keseimbangan. Ketika rasa hormat, komunikasi yang jujur, dan dukungan tanpa syarat menjadi dasar hubungan, perbedaan penghasilan hanya akan menjadi angka di atas kertas bukan sumber masalah.
Jadi, entah kamu yang lebih mapan atau pasanganmu yang lebih mapan, yang terpenting adalah berjalan beriringan, saling menghargai, dan membangun masa depan bersama tanpa mengukur segalanya dengan uang. (BGA)
Leave a comment