Uncategorized

Trisakti Tourism Award

Trisakti Tourism Award merupakan penghargaan yang baru pertama kali diadakan untuk pemerintah daerah di Indonesia. Penghargaan ini akan diberikan kepada pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia yang berprestasi dalam membangun, mengelola, dan mengembangkan sektor pariwisata melalui semangat Trisakti Bung Karno.

Konsep Trisakti adalah sebuah konsep yang digagas oleh proklamator Indonesia yaitu Soekarno. Konsep Trisakti ini di kemukakan oleh Bung Karno pada tahun 1963. Isi dari konsep Trisakti adalah pertama berdaulat di bidang politik, kedua berdikari di bidang ekonomi dan ketiga berkepribadian dalam budaya. Trisakti merupakan semangat yang dikembangkan untuk memajukan pariwisata Indonesia melalui pemberian penghargaan bagi pemerintah daerah yang mengejawantahkan Trisakti dalam pengembangan pariwisatanya.

Trisakti dalam pariwisata mengusung kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari aspek politik melalui pariwisata akan membangun karakter bangsa (character building) yang akan mempererat kerukunan anak bangsa dengan saling berkunjung melalui pariwisata dan melalui pariwisata juga  akan meningkatkan persahabatan antar anak bangsa dan antar bangsa-bangsa di dunia.

Dari aspek ekonomi, berdiri di atas kaki sendiri secara ekonomi mempunyai arti membangun ekonomi kerakyatan, sehingga memberikan stimulasi ekonomi desa, lokal, dan daerah. Selain itu juga meningkatkan keahlian, pendidikan, kemandirian pangan, serta penciptaan lapangan kerja. Semuanya akan meningkatkan pendapatan negara dari devisa, pajak, serta retribusi.

Dari aspek budaya, melalui pariwisata Indonesia berkepribadian dalam budaya dengan tetap menjaga kearifan lokal, mengenalkan budaya, konservasi, dan reservasi budaya. Hal ini bisa dilakukan dan dikembangkan melalui wisata kreatif yang berdasarkan budaya, seperti herbal, jamu, wellness, serta angklung.

Trisakti Tourism Award yang diprakarsai oleh Wiryanti Sukamdani sebagai Chairperson / Founder dan didukung oleh Majalah Destinasi Indonesia bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah memajukan sektor pariwisata di daerahnya. Memberikan penghargaan bagi pemerintah kabupaten dan kota  yang berkomitmen dalam pembangunan kepariwisataan. Sasarannya adalah menjadikan sektor pariwisata sebagai unggulan daerah serta meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor pariwisata.

Jumlah peserta yang sudah masuk hingga batas akhir pendaftaran mencapai 60 pemerintah kabupaten dan kota. Penjurian berlangsung pada tanggal 21 Juni 2019. 

Dewan juri menilai dan bersidang dengan proses pemilihan menggunakan parameter yang telah disepakati bersama pada diskusi juri untuk menetapkan 15 pemenang dari 5 (lima) kategori , yaitu wisata bahari, ekowisata, wisata petualang, wisata warisan budaya dan sejarah, serta wisata kuliner dan belanja.  

Kriteria penilaian yang disepakati berdasarkan kompilasi, tabulasi dan verifikasi melalui pengisian formulir pendaftaran serta video profil destinasi wisata yang di dalamnya terdapat visi dan misi pemda, implementasi pembangunan pariwisata, keunggulan pariwisata daerah serta atraksi, aksesibilitas serta amenitas.

Duduk sebagai Ketua Dewan Juri Trisakti Tourism Award adalah Sapta Nirwandar, Chairman Indonesia Halal Life Style (pakar pariwisata), dan anggota dewan juri lainnya adalah Adi  Satria, Vice President Sales Marketing and Distribution AccorHotels (pakar perhotelan), David Makes, ChairmanSustainable Management Group (pakar ekowisata), Ning Sudjito, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia/APJI(pakar kuliner), Budi Tirtawisata, CEO Panorama (pakar perjalanan wisata), Hermawan Kertajaya, Founder & CEO MarkPlus  (pakar pemasaran) dan Ayu Dyah Pasha, Ketua Ikatan Pencinta Batik Nusantara (pakar etika).

Penganugerahan Trisakti Tourism Award rencananya akan diserahkan langsungoleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Presiden ke 5 Republik Indonesia,  Ibu Megawati Soekarnoputri pada hari Kamis, 27 Juni 2019 di Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center (JCC), Kompleks Gelanggang Olahraga Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Trisakti Tourism Award akan dimeriahkan dengan acara Destinasi Indonesia Expo & Conference.

Destinasi Indonesia Expo merupakan sebuah pameran yang berperan sebagai media untuk memperkenalkan destinasi wisata di Indonesia kepada masyarakat umum. Pameran ini akan dilangsungkan di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 27-29 Juni 2019, dan akan dibukaoleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani.  Destinasi Indonesia Expo diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang akan mempromosikan potensi pariwisata daerah, mulai dari atraksi, amenitas, dan aksesibilitas  seperti daya tarik wisata, penerbangan, hotel, cinderamata dan kuliner. Pameran ini juga akan memperkenalkan program-program terkait pariwisata yang disiapkan pemerintah daerah dan biro perjalanan sehingga bisa langsung menawarkan paket-paket wisata daerah.

Destinasi Indonesia Conference  atau konferensi Destinasi Indonesia merupakan ajang berkumpul dan urun rembuk  seluruh pihak yang berkepentingan dalam pariwisata dan destinasi Indonesia untuk menemui dan mengenali potensi serta menggali ke arah mana pembangunan pariwisata dan destinasi wisata daerah harus dikembangkan dalam era ekonomi 4.0. Acara ini akan dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo, dan akan menghadirkan para pakar dalam industri pariwisata, seperti Ian Poiner (Chair Person Great Barrier Reef Marine Park Authority Australia), Lutfi Rauf (Deputi Kemenko Polhukam RI), Sapta Nirwandar (Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center), Joseph Saul (Direktur Utama Sriwijaya Air), Ferry Unardi* (CEO & Founder Traveloka), dan Trinity (The Naked Traveler)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4
To Top