Uncategorized

Hidup Lebih Sehat dengan Plant-based Food Diet

Banyak cara dilakukan orang untuk hidup lebih sehat. Kombinasi antara olahraga dan diet yang tepat dapat membuat tubuh sehat.  Salah satu jenis diet yang tengah naik daun seiring dengan modernisasi saat ini adalah plant-based food diet atau diet nabati. Istilah plant-based food diet pertama kali diperkenalkan oleh Dr Colin Campbell pada era 1980-an. Ia kemudian mendefinisikan plant-based food sebagai makanan rendah lemak, berbasis nabati yang fokus pada kesehatan, dan kaya serat.

Diet nabati fokus pada makanan yang berasal dari tumbuhan. Tumbuhan yang dimaksud bukan hanya buah-buahan dan sayuran saja, tetapi termasuk kacang-kacangan, biji-bijian, gandum utuh, kacang polong, dan minyak yang berasal dari biji-bijian. Plant-based food diet sebenarnyatidak melarang konsumsi daging atau produk susu dan turunannya, tapi Anda secara proposional memiliki preferensi untuk mengonsumsi makanan dari sumber nabati ketimbang hewani.

Tren diet nabati berkembang pesat akhir-akhir ini. Alasannya pun sangat masuk akal. Selain gaya hidup masyarakat modern, orang rupanya mulai khawatir dengan pemanasan global, takut keragaman hayati akan habis, sadar pentingnya kesehatan, dan peduli pada kesejahteraan hewan. Diet nabati merupakan wujud dukungan sustainability yang kita berikan kepada alam.

Banyak penelitian menemukan, diet nabati sangat bermanfaat bagi kesehatan karena dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan membuat panjang umur. Plant-based food juga sangat kaya protein, lemak, karbohidrat, vitamin, tinggi serat, dan mineral penting lainnya yang bermanfaat untuk tubuh.

Studi Journal of the American Medical Association pada 2020 yang melibatkan 300.000 responden menunjukkan, mereka yang mengikuti pola makan diet nabati berisiko rendah terkena diabetes tipe 2. Penelitian lain yang diterbitkan Journal of Hypertension pada 2016 menemukan, para pelaku diet nabati berisiko lebih rendah 34 persen terkena hipertensi dibandingkan non-diet nabati.

Penulis buku The Southern Comfort Food Diabetes Cookbook sekaligus pakar diet dari New York, Maya Feller, RD, CDN, menyebut plant-based food diet sangat populer karena dapat mengurangi dampak lingkungan.

Beberapa selebritas Hollywood, sebut saja Beyoncé dan Tom Brady, juga menggemari diet sehat ini. “Siapa pun Anda, apakah penyayang binatang, aktivis lingkungan, atau sekadar ingin menjalani hidup sehat, diet nabati adalah satu-satunya hal menarik bagi kita,” jelas Feller.

Jika Anda baru akan memulai diet nabati, berikut ini beberapa jenis makanan yang termasuk dalam plant-based food diet yang bisa dikonsumsi setiap hari:

1. Kacang-kacangan, seperti buncis, kacang polong, atau lentil karena mengandung protein nabati dan asam amino esensial.

2. Sayuran hijau yang sangat tinggi kalsium dan nutrisi lainnya.

3. Kacang-kacangan dan biji-bijian karena mengandung lemak sehat.

4. Biji-bijian utuh yang kaya asam amino esensial, zat besi, dan seng.

5. Variasi buah dan sayuran yang berbeda-beda agar tidak bosan. Buah dan sayuran mengandung berbagai vitamin, mineral, dan fitonutrien.

5
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4
To Top