Selebritas

Program Putri Sulamit Ingin Wujudkan Mimpi Wanita Indonesia

Manado – Program Putri Sulamit “Berarti Lewat Hati” resmi memperkenalkan program keduanya ke publik, dengan menggandeng Putri Sulamit Sulawesi Utara, Tria Divinity Malengsang, yaitu membangun tempat membaca untuk anak-anak yang bernama “Pasar Pustaka” di Pasar Karombasan, Manado, Sulawesi Utara.

Dalam World Education Ranking, Indonesia merupakan negara yang menempati urutan ke 57 dari 65 negara dalam hal pendidikan. Peringkat tersebut menentukan negara mana yang terbaik dalam hal membaca, matematik, dan ilmu pengetahuan. Dalam hal kualitas pendidikan, Indonesia menempati urutan 69 dari 127 di dunia berdasarkan data Education for All (EFO) yang dikeluarkan oleh UNESCO.

“Saya merupakan perwakilan Putri Sulamit dari Sulawesi Utara yang mempunyai cita-cita untuk memberikan kontribusi lebih kepada masyarakat. Setelah saya menjadi Putri Sulamit, saya di undang datang ke Jakarta untuk menjalani karantina, di mentor dan dibina oleh tim Putri Sulamit untuk membantu mengembangkan potensi diri saya melalui kelas pembimbingan, pelatihan kepribadian dan penampilan, juga memotivasi saya untuk menciptakan program yang lebih nyata. Sampai akhirnya pada hari ini, saya bahagia sekali karena telah berhasil mewujudkan mimipi saya dengan membangun tempat membaca “Pasar Pustaka” di kota Manado. Saya sangat berterima kasih kepada tim Putri Sulamit, karena andaikan saya bukan Putri Sulamit, saya tidak bisa membangun mimpi saya ini”.ujar Tria Divinity Malengsang, Putri Sulamit Sulawesi Utara

Founder Program Putri Sulamit, Yohana Limarno, mengatakan “Program Putri Sulamit memiliki visi dan misi untuk mewujudkan mimpi wanita Indonesia yang berguna untuk masyarakat dan menjadi inspirasi kepada seluruh wanita Indonesia. Dengan slogan “Berarti Lewat Hati”, kami melihat para Putri Sulamit ini memiliki keinginan yang kuat dan rasa kepeduliaan yang tinggi terhadap sesama. Para Putri Sulamit ini juga terus kami mentor dan dukung agar mereka bisa mewujudkan mimpinya”.

Pada bulan April lalu, Putri Sulamit telah mengadakan Project “Deaf Talk” bersama Putri Sulamit Bali, A.A. Istri Putri Dwi Jayanti atau lebih akrab dipanggil Gektri, yang mendukung komunitas Tuli di Bali bersama dengan Bali Deaf Community.

“Bersamaan dengan diperkenalkannya project “Deaf Talk” di Bali pada April lalu, kami juga membantu Tria mempersiapkan project “Pasar Pustaka”nya. Kami senang sekali melihat project yang digagas oleh Tria berjalan dengan lancar dan anak-anak yang ikut serta juga antusias. Ke-7 Putri Sulamit yang telah kami temukan memiliki project masing-masing di daerah asal mereka, dan project tersebut dijalankan secara serentak, dengan harapan project-project dari Putri Sulamit ini bisa menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia yang bersedia untuk berbagi dengan sesama” Lanjut Yohana Limarno, dalam penjelasannya mengenai “Pasar Pustaka”.

Sampai saat ini, tim Putri Sulamit telah mendapatkan 7 perwakilan wanita dari 7 kota-kota besar di Indonesia. Para Putri Sulamit ini dibina dan diberikan bimbingan untuk mengembangkan potensi diri, pelatihan project management dan menjaga penampilan agar dapat membantu mereka lebih percaya diri dalam menciptakan project yang nyata. Kedepannya, para Putri Sulamit ini akan kembali menjalankan dan mengembangkan program-programnya, begitu pula dengan 5 Putri Sulamit lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut serta mengikuti perkembangan Program Putri Sulamit ini silahkan mengunjungi www.putrisulamit.com atau ke akun Instagram @putrisulamit.

5
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4
To Top