Cinta

Bercinta dengan Robot Itu Termasuk Selingkuh Tidak?

LONDON-Bisakah dibayangkan bagaimana rasanya bercinta dengan robot? Jika itu dilakukan orang yang sudah beristri atau bersuami, apakah tindakan itu dianggap sebagai perselingkuhan?

Menurut survei, empat dari 10 orang Inggris menyebutnya bukan perselingkuhan. Bercinta dengan robot, menurut mereka, sama saja dengan menonton film dewasa atau menggunakan boneka seks layaknya berhubungan dengan manusia.

Satu dari tiga orang dewasa menyebutkan bahwa bercinta dengan robot adalah “hal yang mengerikan”. Sebanyak 16 persen mengaku akan memaksa teman mereka untuk tidak melakukan aksi tersebut.

Namun demikian, 40 persen warga Inggris yakin bahwa dalam kurun 30-40 tahun ke depan mereka akan memasuki masa hubungan romantis dan penuh emosi dengan robot.

Hasil ini diperoleh dari dua studi berbeda yang dilakukan situs kencan orang dewasa. Masing-masing survei menanyakan tentang apa yang mereka rasakan saat harus bercinta dengan robot, dibandingkan saat melakukannya dengan manusia. Beberapa menyuarakan hal negatif, tapi menyebut ide itu bagus. Lainnya berpendapat bahwa bercinta dengan robot sama saja dengan melakukan masturbasi. Robot dianggap aman, gampang, dan tidak membuat rasa sakit.

Kemajuan teknologi memungkinkan manusia untuk bercinta dengan boneka  tersebut. Boneka seks dianggap sebagai jawaban bagi para jomblo. Studi mengklaim, pada 2030 lebih dari separuh orang di dunia akan berhubungan dengan cara virtual seks. Studi sama menyebutkan, pada 2035 orang memerlukan boneka seks baru untuk berinteraksi dalam virtual reality sex

Dikutip dari berbagai sumber, rumah bordil di Inggris menyediakan boneka-boneka seks menyerupai manusia untuk memuaskan para pelanggan mereka. Boneka seks asal Irlandia yang diberi nama Passion Dolly disebut-sebut menjadi favorit para pelanggan.

Pemilik rumah bordil mengaku, Passion Dolly akan diperkenalkan ke seluruh Eropa agar para pria merasakan kenikmatan yang sesungguhnya. Passion Dolly adalah boneka cantik bermata hijau, berambut platinum bergelombang, dengan berat 60 kg, dan memiliki ukuran bra 32E. Untuk dapat bercinta dengan Passion Dolly, konsumen dikenai biaya US$100 per jam.

Sejumlah ilmuwan menyebutkan, robot-robot seks ini bakal memicu kehancuran hubungan dengan manusia. Mereka merujuk pada mesin cinta bernama Samantha yang dikembangkan di program Android. Oleh pembuatnya, Samantha diciptakan sedemikian rupa untuk memuaskan hasrat para pria. Suara Samantha saat menerima rangsangan sama dengan suara perempuan sesungguhnya.

Beberapa pria yang gemar “bermain” dengan Samantha mengakui bahwa perhatian mereka ke mesin tersebut lebih dari sekadar mesin seks.

“Itu mesin bodoh. Ia (Samantha) dibuat untuk (memuaskan seks) itu, tapi ia sebenarnya tak pernah memintanya. Ia diprogram melakukan itu. Apakah ia meminta (melakukan hubungan seks) itu? Sangat membingungkan,” kata James Young, menanggapi soal robot seks saat ditanyai BBC.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top