Gaya Hidup

WanderSnap, Wadah bagi Fotografer untuk Cari Duit

Hong Kong – Perkembangan teknologi menjadikan bisnis berbasis platform dan aplikasi semakin dilirik banyak entrepreneur muda. Seperti apa bisnis platform itu ? Disini para startup menciptakan suatu wadah yang menghubungkan para calon pengguna dan pemilik aset yang ingin menghasilkan suatu keuntungan.

Tren bisnis ini yang akhirnya diaplikasikan oleh seorang perempuan sekaligus entrepreneur muda bernama Jen Loong dalam sebuah platform yang diberi nama WanderSnap.

WanderSnap merupakan platform fotografi yang menghubungkan para pelancong dengan fotografer lokal untuk membantu mengabadikan momen liburannya. Dengan misi memberdayakan dan menciptakan lapangan kerja sekaligus sosial, WanderSnap membuat platformnya menjadi wadah bagi para snappers atau fotografer menciptakan seni sekaligus mendapatkan penghasilan.

Jen Loong, founder and CEO WanderSnap

WanderSnap diluncurkan pada Januari 2017. Platform ini adalah digital market pertama bagi para fotografer. Uniknya, WanderSnap sengaja dibuat untuk membantu para snappers atau fotografer menjalankan bisnis yang lebih efisien sekaligus memberikan inspirasi pada wisatawan untuk melupakan “tongkat narsis” sehingga memiliki momen foto liburan yang lebih menarik.

“Kebanyakan fotografer tidak memiliki full job. Jadi WanderSnap ini adalah platform agar mereka punya duit. Kami mempertemukan fotografer dan klien yang ingin momen liburan, arisan, family portrait, bisa dicapture dengan baik. Memori kebahagiaan klien harus terekam oleh fotografer itu. Intinya ini adalah menciptakan lapangan pekerjaan untuk komunitas, bisa memberikan pekerjaan untuk fotografer,” jelas Jen Loong, founder sekaligus CEO WanderSnap di Hong Kong, pekan lalu.

Saat ini komunitas fotografer WanderSnap mencapai 400 snappers yang tersebar di 38 destinasi di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Para snappers asal Indonesia ada yang berbasis di Bali dan Jakarta. Setidaknya ada 40 fotografer asal Indonesia yang sudah terhubung dalam platform tersebut.

Menurut Jen, harga fotografer tersebut bervariasi mulai dari 20 dolar AS hingga 300 dolar AS per jam. Harga itu disesuaikan dengan tingkat kemahiran dan pengalaman fotografer. Untuk itu, WanderSnap melakukan screening awal terhadap para calon fotografer mereka sebelum mereka “berjualan”.

“Kami melakukan screening. Kami lihat apakah follower di Instagramnya banyak, dia bukan peminum alkohol, dan portofolio fotonya bagus,” lanjut Jen.

Bagaimana cara bergabung sebagai fotografer WanderSnap ? Anda dapat sign in atau mendaftar pada aplikasi ini sebagai komunitas snappers dan mencari kecocokan mengenai harga, gaya foto dan jadwal dengan para pelancong. Nantinya fotografer diminta untuk mengunggah portofolio foto ke server WanderSnap secara gratis sehingga wisatawan dapat melihat hasil karya fotografer melalui gadget atau PC.

Guna meningkatkan kepercayaan para wisatawan, WanderSnap memberikan kolom komentar dan penilaian di setiap akun fotografer. Tidak hanya itu, bagi para snappers-nya WanderSnap juga memberikan beberapa asuransi kepada fotografer, termasuk ketika ada pembatalan secara mendadak dari klien.

Menurut Jen, WanderSnap hadir untuk menciptakan lapangan kerja kreatif guna mengembangkan potensi masyarakat. Selain menciptakan lapangan pekerjaan untuk fotografer, Jen juga mendonasikan setiap 5 dolar AS uang yang dibayarkan klien untuk pendidikan anak-anak yang kurang beruntung di Hong Kong. Uang tersebut ia kumpulkan dan kemudian ia gunakan untuk mengajari anak-anak kurang beruntung tersebut dengan ilmu fotografi. Harapannya, anak-anak tersebut mampu menggunakan ilmu fotografi untuk mencari uang.

“Banyak orang tidak digaji atas pekerjaan yang dilakukannya. Ada suami yang pulang ke rumah tidak membawa uang. Ini (WanderSnap) menciptakan sesuatu untuk masyarakat. Tak perlu menjadi supermodel untuk bisa bermanfaat bagi orang lain. Hanya perlu menciptakan sesuatu yang berbeda,” demikian pesan Jen.

Foto: Dok. WanderSnap

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top